Sabtu, 29 Maret 2014

Kesehatan Mental

Konsep Kesehatan Mental
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang kesehatan mental. Tetapi sebelum itu kita harus mengerti arti dari sehat dan konsep tentang kesehatan. Sehat menurut WHO adalah suatu keadaan yang sempurna baik fisik, mental dan sosial tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. Dapat diambil kesimpulan bahwa sehat tidak hanya berfokus pada jasmani tetapi juga mental.

Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental
Setelah mengerti arti dari kesehatan maka kita dapat mengerti apa itu kesehatan mental. Kesehatan mental merupakan keadaan dimana mental berada pada keadaan yang seharusnya. Perkembangan kesehatan mental berawal dari ratusan tahun yang lalu dimana orang menduga bahwa penyebab penyakit mental adalah syaitan-syaitan, roh-roh jahat dan dosa-dosa. Oleh karena itu para penderita penyakit mental dimasukkan dalam penjara-penjara di bawah tanah atau dihukum dan diikat erat-erat dengan rantai besi yang berat dan kuat. Namun, lambat laun ada usaha-usaha kemanusiaan yang mengadakan perbaikan dalam menanggulangi orang-orang yang terganggu mentalnya ini. Philippe Pinel di Perancis dan William Tuke dari Inggris adalah salah satu contoh orang yang berjasa dalam mengatasi dan menanggulangi orang-orang yang terkena penyakit mental.
Secara garis besar, perkembangan kesehatan mental diawali di zaman Renaissesus. Pada zaman ini di beberapa negara Eropa, para tokoh keagamaan, ilmu kedokteran dan filsafat mulai menyangkal anggapan bahwa pasien sakit mental tenggelam dalam dunia tahayul.
Lalu perkembangan kesehatan mental berlanjut ke era pra ilmiah. Pada era ini muncul aliran naturalism, suatu aliran yang berpendapat bahwa gangguan mental dan fisik itu akibat dari alam. Hipocrates (460-367) menolak pengaruh roh, dewa, setan atau hantu sebagai penyebab sakit. Dia mengatakan, Jika anda memotong batok kepala, maka anda akan menemukan otak yang basah, dan mencium bau amis. Tapi anda tidak akan melihat roh, dewa, atau hantu yang melukai badan anda.
Seorang dokter Perancis, Philipe Pinel (1745-1826) menggunakan filsafat politik dan sosial yang baru untuk memecahkan problem penyakit mental. Dia terpilih menjadi kepala Rumah Sakit Bicetre di Paris. Di rumah sakit ini, pasiennya dirantai, diikat ketembok dan tempat tidur. Para pasien yang telah di rantai selama 20 tahun atau lebih, dan mereka dianggap sangat berbahaya dibawa jalan-jalan di sekitar rumah sakit. Akhirnya, diantara mereka banyak yang berhasil, mereka tidak lagi menunjukkan kecenderungan untuk melukai atau merusak dirinya.
Pada era modern, perubahan luar biasa dalam sikap dan cara pengobatan gangguan mental terjadi pada saat berkembangnya psikologi abnormal dan psikiatri di Amerika pada tahun 1783. Ketika itu Benyamin Rush (1745-1813) menjadi anggota staf medis di rumah sakit Pensylvania. Di rumah sakit ini ada 24 pasien yang dianggap sebagai lunatics (orang gila atau sakit ingatan). Pada waktu itu sedikit sekali pengetahuan tentang penyebab dan cara menyembuhkan penyakit tersebut. Akibatnya pasien-pasien dikurung dalam ruang tertutup, dan mereka sekali-kali diguyur dengan air.
Rush melakukan suatu usaha yang sangat berguna untuk memahami orang-orang yang menderita gangguan mental tersebut melalui penulisan artikel-artikel. Secara berkesinambungan, Rush mengadakan pengobatan kepada pasien dengan memberikan dorongan (motivasi) untuk mau bekerja, rekreasi, dan mencari kesenangan.
Pada tahun 1909, gerakan mental Hygiene secara formal mulai muncul. Perkembangan gerakan mental hygiene ini tidak lepas dari jasa Clifford Whitting Beers (1876-1943) bahkan karena jasanya itu ia dinobatkan sebagai The Founder of the Mental Hygiene Movement. Dia terkenal karena pengalamannya yang luas dalam bidang pencegahan dan pengobatan gangguan mental dengan cara yang sangat manusiawi.
Secara hukum, gerakan mental hygiene ini mendapat pengakuan pada tanggal 3 Juli 1946, yaitu ketika presiden Amerika Serikat menandatangani The National Mental Health Act., yang berisi program jangka panjang yang diarahkan untuk meningkatkan kesehatan mental seluruh warga masyarakat.
Bebarap tujuan yang terkandung dalam dokumen tersebut meliputi:
1.      Meningkatkan kesehatan mental seluruh warga masyarakat Amerika Serikat, melalui penelitian, investigasi, eksperimen, penayangan kasus-kasus, diagnosis, dan pengobatan. 
2.      Membantu lembaga-lembaga pemerintah dan swasta yang melakukan kegiatan penelitian dan meningkatkan koordinasi antara para peneliti dalam melakukan kegiatan dan mengaplikasikan hasil-hasil penelitiannya. 
3.      Memberikan latihan terhadap para personel tentang kesehatan mental. 
4.      Mengembangkan dan membantu negara dalam menerapkan berbagai metode pencegahan, diagnosis, dan pengobatan terhadap para pengidap gangguan mental.
Pada tahun 1950, organisasi mental hygiene terus bertambah, yaitu dengan berdirinya National Association for Mental Health. Gerakan mental hygiene ini terus berkembang sehingga pada tahun 1975 di Amerika terdapat lebih dari seribu perkumpulan kesehatan mental. Di belahan dunia lainnya, gerakan ini dikembangkan melalui The World Federation forMental Health dan The World Health Organization.

Teori-teori Kesehatan Mental

1.       Aliran Psikoanalisa
Sigmund Freud (1856-1939) merupakan pendiri psikoanalisis. Menurut Freud pikiran-pikiran yang direpres atau ditekan, merupakan sumber perilaku yang tidak normal atau menyimpang.
Sumbangan terbesar Freud pada teori kepribadian adalah eksplorasinya ke dalam dunia tidak sadar dan keyakinannya bahwa manusia termotivasi oleh dorongan-dorongan utama yang belum atau tidak mereka sadari. Bagi Freud, kehidupan mental terbagi menjadi dua tingkat, alam tidak sadar dan alam sadar. Alam tidak sadar terbagi menjadi dua tingkat, alam tidak sadar dan alam bawah sadar.  
Dalam psikologi Freudian, ketiga tingkat kehidupan mental ini dipahami, baik sebagai proses maupun lokasi. Tentu saja, keberadaan lokasi dari ketiga tingkat tersebut bersifat hipotesis dan tidak nyata ada di dalam tubuh. Sekalipun demikian, ketika membahas alam tidak sadar, Freud melihatnya sebagai suatu alam tidak sadar sekaligus proses terjadi tanpa disadari.

2.      Aliran Behavioristik
Behaviorisme atau Aliran Perilaku (juga disebut Perspektif Belajar) adalah filosofi dalam psikologi yang berdasar pada proposisi bahwa semua yang dilakukan organisme — termasuk tindakan, pikiran, atau perasaan— dapat dan harus dianggap sebagai perilaku. Aliran ini berpendapat bahwa perilaku demikian dapat digambarkan secara ilmiah tanpa melihat peristiwa fisiologis internal atau konstrak hipotetis seperti pikiran. Behaviorisme beranggapan bahwa semua teori harus memiliki dasar yang bisa diamati tapi tidak ada perbedaan antara proses yang dapat diamati secara publik (seperti tindakan) dengan proses yang diamati secara pribadi (seperti pikiran dan perasaan).
Teori-teori behavioristik adalah proses belajar serta peranan lingkungan yang merupakan kondisi langsung belajar dalam menjelaskan perilaku. Semua bentuk tingkah laku manusia adalah hasil belajar yang bersifat mekanistik lewat proses penguatan. Pendekatan behavioristik terhadap kepribadian memiliki dua asumsi dasar, yaitu:
·         Perilaku harus dijelaskan dalam pengaruh kausal lingkungan terhadap diri individu
·         Pemahaman terhadap manusia harus dibangun berdasarkan riset ilmiah objektif à dikontrol dengan seksama dalam eksperimen laboratorium
Manusia dianalogikan atau dianggap sebagai tikus pintar yang mempelajari labirin kehidupan. Behavioristik memiliki pandangan tentang kehendak bebas yaitu perilaku yang ditentukan oleh lingkungan.

3.      Aliran Humanistik
Abraham Maslow (1908-1970) dapat dipandang sebagai Bapak dari psikologi humanistik. Gerakan ini merasa tidak puas terhadap psikologi behavioristik dan psikoanalisis, dan memfokuskan penelitiannya pada manusia dengan ciri-ciri eksistensinya.
Psikologi humanistik mulai di Amerika Serikat pada tahun 1950 dan terus berkembang. Tokoh-tokoh Psikologi Humanistik memandang behavorisme mendehumanisasi manusia. Psikologi Humanistik mengarahkan perhatiannya pada humanisasi psikologi yang menekankan keunikan manusia. Menurut Psikologi Humanistik manusia adalah makhluk kreatif, yang dikendalikan oleh nilai-nilai dan pilihan-pilihannya sendiri bukan oleh kekuatan-kekuatan ketidaksadaran.
Maslow menjadi terkenal karena teori motivasinya, yang dituangkan dalam bukunya “Motivation and Personality”. Dalam buku tersebut diuraikan bahwa pada manusia terdapat lima macam kebutuhan yang berhirarki, meliputi:
1)    Kebutuhan-kebutuhan fisiologis (the physiological needs)
2)    Kebutuhan-kebutuhan rasa aman (the safety needs / the security needs)
3)    Kebutuhan rasacinta dan memiliki (the love and belongingness needs)
4)    Kebutuhan akan penghargaan diri (the self-esteem needs)
5)    Kebutuhan akan aktualisasi diri (the self-actualization needs)
Menurut Maslow psikologi harus lebih manusiawi, yaitu lebih memusatkan perhatiannya pada masalah-masalah kemanusian. Ada empat ciri psikologi yang berorientasi humanistik, yaitu:
a)    Memusatkan perhatian pada person yang mengalami, dan karenanya berfokus pada pengalaman sebagai fenomena primer dalam mempelajari manusia.
b)    Memberi tekanan pada kualitas-kualitas yang khas manusia, seperti kreativitas, aktualisasi diri, sebagai lawan pandangan tentang manusia yang mekanistis dan reduksionis.
c)    Menyadarkan diri pada kebermaknaan dalam memilih masalah-masalah yang akan dipelajari dan prosedur-prosedur penelitian yang akan digunakan.
d)    Memberikan perhatian penuh dan meletakkan nilai yang tinggi pada kemuliaan dan martabat manusia serta tertarik pada perkembangan potensi yang inheren pada setiap individu (Misiak dan Sexton, 1988).

Daftar Pustaka



Kamis, 06 Februari 2014

Fenomena Plagiat Dalam Internet

            Pernahkah anda mendengar kata plagiat? Plagiat merupakan tindakan meniru hasil karya orang lain. Fenomena plagiat ini sudah ada sejak dulu sekali. Biasanya plagiarism ini terjadi dalam bidang seni. Tetapi pada jaman modern ini apapun dapat diplagiat oleh orang lain. Mulai dari lagu, produk barang jadi, barang elektronik, software dan masih banyak lagi.
             Dalam internet sendiri biasanya yang menjadi target plagiarism adalah artikel. Memplagiat artikel memang mudah sekali. Selain tidak dilindungi hak cipta, artikel dalam internet juga mudah sekali untuk di copy. Anda hanya butuh memblok artikel tersebut dan mengkopinya kedalam artikel anda.
 Efek dari plagiat itu sendiri sangat banyak. Mulai dari muculnya banyak artikel yang isisnya sama, membuat suatu artikel dipertanyakan keabsahannya, hingga hilangnya daya kreatifitas pada diri seseorang. Selain itu penulis artikel juga akan merasa dirugikan karena hasil tulisannya dipergunakan seenaknya oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Karena itu mulailah menulis artikel yang lebih berbobot dan tidak diragukan keabsahannya. Mulailah dengan mencari materi dari berbagai sumber. Pahamilah materi tersebut dan tulis kembali dalam bahasa penulisan anda. Jangan mengcopy-paste karena gaya bahasa tiap orang berbeda. Tuliskanlah sumber artikel anda agar artikel anda dapat lebih dipercaya oleh pembaca.

                        

Etika Dalam Memposting

Kalian pasti sering membaca artikel di blog maupun di website. Dan hampir di setiap bagian bawah artikel terdapat kolom comment dimana kalian bisa melihat dan memposting komentar kalian tentang artikel tersebut. Pernahkah kalian merasa tersinggung setelah membaca artikel atau komentar orang terhadap artikel tersebut? kalau belum pernah kalian pasti pernah melihat ada beberapa user yang cekcok beradu argument pada kolom comment tersebut.
            Mengapa bisa demikian? Manusia diciptakan berbeda-beda, baik fisik maupun mental. Perbedaan tersebut terkadang menjadi kekurangan dalam berinteraksi, apalagi dalam interaksi yang tidak bertatap muka secara langsung seperti di internet. Karena itulah dalam memposting artikel atau komentar di internet kita harus memperhatikan etika dalam memposting.
 Etika ini merupakan aturan yang tidak baku. Tidak ada hal-hal tertulis mengenai etika ini. Tetapi etika dalam memposting ini kurang lebih sama seperti etika dalam berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Jadi pada artikel saya kali ini saya akan meberitahukan beberapa hal penting yang menurut saya harus di perhatikan dalam memposting suatu artikel atau komentar.

1.      Tata bahasa
Sebisa mungkin gunakan tata bahasa yang baik dan benar. Penggunaan tata bahasa yang salah dapat menimbulkan kesan ambigu pada artikel atau komentar anda. Tidak perlu baku, yang penting dapat dimengerti oleh pembaca lainnya.

2.      Bahasa
Gunakanlah bahasa yang universal, dalam artian jika anda sedang berada dalam forum luar negeri, gunakan lah bahasa inggris karena dimengerti oleh semua orang. Jangan gunakan bahasa yang mungkin tidak dimengerti oleh orang lain apalagi anda menggunkan bahasa daerah… JANGAN!!! Karena tidak akan dimengerti oleh orang-orang di forum tersebut. gunakanlah bahasa yang sesuai dengan  forum tersebut

3.      Sara
Tidak semua orang memiliki suku dan agama yang sama dengan kita. Jadi sebisa mungkin buat artikel dan komentar anda senetral mungkin. Jika harus menyinggung suku atau agama tertentu sebisa mungkin tidak menggunakan kata-kata atau menunjukan niat yang provokatif.

4.      Pokok bahasan
Sebisa mungkin artikel yang anda posting sesuai dengan tema website dan sesuaikan komentar anda dengan artikel yang anda komentari. Jangan sampai melenceng dari pokok pembahasan. Anda tentu tidak ingin merasa dikomentari dan dihakimi sebagai orang bodoh atau pengganggu karena apa yang anda sampaikan melenceng dari pokok bahasan bukan???


Jadi perhatikanlah artikel dan komentar yang anda posting. Jangan sampai menimbulkan pertikaian yang tidak penting dan tidak diperlukan. Mungkin hanya sekian yang dapat saya bahas dan mungkin ada banyak hal lagi yang harus kita perhatikan dalam memposting tetapi luput dari perhatian saya. Pesan saya, bijaklah dalam memposting. 

Jumat, 17 Januari 2014

Interaksi Individu dan internet

            Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang interaksi internet dan individu dari tinjauan psikologis. Secara garis besar saya akan membahas 2 aspek yaitu sosial dan individu. mengapa? Karena manusia merupakan makhluk sosial dimana setiap individu pasti akan berinteraksi dengan individu lainnya. Selain itu internet telah berkembang luas hingga dipergunakan oleh masyarakat luas.
            Seperti yang kita tahu internet telah dipergunakan dalam berbagai bidang. Dan yang paling sering digunakan adalah media sosial. Media sosial ini merupakan salah satu alasan mengapa orang-orang sering sekali menggunakan internet bahkan sampai ketergantungan. Media sosial ini merupakan salah satu sarana untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang kita kenal baik itu teman masa kecil hingga keluarga dan sanak saudara yang jauh.
Selain itu media sosial juga sering sekali menjadi sarana untuk mengemukakan pendapat atau perasaan. Hal ini dikarenakan pendapat atau perasaan yang sedang kita rasakan dapat langsung menyebar luas. Berbeda dengan mengemukakan pendapat atau perasaan secara langsung yang biasanya membuat kita takut atau ragu-ragu untuk menyampaikannya.
Dapat dilihat bahwa manusia pada zaman sekarang lebih berani untuk mengemukakan pendapat di dunia maya. Hal ini dikarenakan adanya rasa “takut salah” yang membuat orang-orang ragu mengemukakan pendapatnya. Selain itu juga dikarenakan tidak perlu bertatap muka secara langsung dengan lawan bicara membuat para pengguna internet dapat secara bebas mengekspresikan isi hatinya tan takut atau tanpa peduli akan menyakiti lawan bicaranya. Hal ini dapat menimbulkan fenomena deindividualisasi, dimana orang-orang menjadi pemberani saat berada dalam kerumunan tetapi akan menjadi pengecut saat sendirian, contohnya para pelajar yang senang sekali tawuran.
Selain deindividualisasi masih ada lagi hal lain yang dapat terjadi pada individu akibat interaksi dengan internet secara terus menerus seperti nomophobia. Nomophobia merupakan salah satu efek samping dari pesatnya perkembangan teknologi. No mobile phone phobia atau lebih dikenal dengan nomophobia merupakan perasaan takut yang berlebihan saat tidak berhubungan dengan handphone.
Lalu apa hubungannya dengan perkembangan internet? Internet mualai marak digunakan oleh masyarakat. Karena itu internet yang pada mulanya hanya bisa diakses melalui sambungan kabel telepon sekarang sudah berkembang hingga kita dapat mengakses internet tanpa kabel (wireless). Dan sarana yang paling mudah digunakan untuk mengakses internet tersubut secara wireless adalah handphone.
Jadi kurang-kurangi lah penggunaan internet anda. Gunakan lah internet hanya untuk kebutuhan yang penting. Jika anda pengguna media sosial, gunakanlah media sosial tersebut untuk berhubungan dengan teman yang tidak dapat anda jumpai dan sering-sering lah mengobrol dan berdebat (hal-hal yang positif) dengan teman anda agar anda memiliki keahlian bersosialisasi yang tinggi dan terhindar dari pelarian diri ke sosial media.



Jumat, 15 November 2013

Fenomena Interpersonal dalam Internet

Masih seputar internet dan penggunanya, artikel kali ini akan membicarakan Fenomena interpersonal yang terjadi dalam internet. Apa itu interpersonal? Interpersonal adalah hubungan yang terjadi antar individu. berarti fenomena interpersonal adalah terjadinya hubangan antar individu yang terjadi dalam internet.
Secara sadar maupun tidak sebenarnya pengguna internet saling terhubung satu sama lain akan tetapi sadar maupun tidak sadarnya tergantung dari  situs apa yang pengguna internet tersebut. jika pengguna internet mengakses situs berita atau blog maka telah terjadi hubungan interpersonal yang tidak di sadari. Mengapa demikian? Karena artikel yang dimuat dalam blog atau situs berita memiliki tujuan yaitu memberikan pengetahuan atau wawasan terhadap sesuatu. Berarti pengakses situs tersebut telah menerima wawasan atau pengetahuan yang penulis berikan. Sebuah interaksi bukan? Tapi kenapa interaksi ini merupakan interaksi tidak langsung? Hal ini disebabkan karena interaksi ini hanya terjadi satu arah.
Lain halnya dengan situs chating atau gaming yang memiliki fitur chat yang memungkinkan sesama pengguna situs berinteraksi satu sama lain. Situs chating atau yang biasa digunakan adalah situs sosial media (socmed) seperti Facebook dan twitter merupakan situs yang paling banyak terjadi fenomenal interpersonalnya. Mengapa? Jelas karena situs ini memungkinkan dua atau lebih pengguna berinteraksi satu sama lain. Tetapi terdapat beberapa fitur yang lebih menunjang seperti adanya fitur grup yang memungkinkan adanya interaksi sekelompok pengguna internet yang memiliki kesamaan baik hobi, pandangan, maupun asal daerah.
Seperti banyak hal didunia yang memiliki kelebihan pasti juga memiliki kekurangan. Kekurangan dari melakukan hubungan dengan seseorang diantaranya adalah dapat terjadi penipuan, malas keluar rumah, atau bahkan sampai mengalami gangguan kepribadian. Apalagi jika orang yang berinteraksi dengan kita adalah orang yang tidak kita kenal.
Pernah dengar kasus penculikan yang di awali dari perkenalan dari facebook? Nah mungkin ini adalah salah satu contoh konkrit dari kekurangan hubungan interpersonal di jejaring sosial. Perlu di ingat bahwa tidak semua pengguna internet adalah orang baik dan jujur dan profil pada jejaring sosial dapat di samarkan. Tidak salah jika anda ingin memperluas lingkaran sosial anda, tetapi perlu di waspadai jika orang yang berkenalan ingin mengajak anda bertemu di suatu tempat, apalagi tempat yang asing buat anda.
Jika menurut anda tertarik dengan orang tersebut dan ingin mengambil tawarannya tidak ada salahnya anda mengajak orang yang dapat melindungi anda dan dirinya. Atau jika perlu bawa juga kakak anda atau ayah, ibu, om, tante atau bahkan keluarga besar sekalian. INGAT! DAHULUKAN KESELAMATAN ANDA!.
Fenomena interpersonal juga dapat menimbulkan perilaku negative seperti delusional. Ada beberapa orang yang ingin sekali mendapatkan pasangan yang ideal atau bahkan kelewat ideal yang mungkin hanya dapat anda temukan di negri dongeng. Orang ini lalu terobsesi dengan pasangan imaginernya tersebut dan terobsesi untukmenemukannya melalui media sosial. Anda salah satunya? Taubatlah dan hentikan kebiasaan tersebut karna tidak sehat bagi jiwa anda.
Selain itu ada juga orang yang sangat aktif dan menyenangkan saat di temui di dunia maya. Tetepi, saat bertemu langsung… SUPER INTROVERT!!! Ngga super juga sih tapi yaaa… tetep aja introvert. Tidak akan di bahas secara mendalam di artikel ini tetapi jika anda menemukan orang seperti ini di lingkungan anda, sering sering lah ajak dia berinteraksi. Biasanya orang seperti ini memiliki suatu trauma di masa lalu. Lebih baik jika kita memiliki teman yang dapat mendengarkan keluh kesah kita bukan? Dan jika anda ternyata merupakan salah satu di antara mereka cobalah membuka diri sedikit demi sedikit. Memang teori tidak semudah praktek tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba. Banyak sekali orang yang takut dirinya tidak diterima karena aneh tetapi pada dasarnya manusia memiliki keanehannya masing-masing (pengalaman ;p). jadi semoga anda menemukan teman yang aneh dan dapat menerima keanehan anda.
Mungkin hanya saya bahas, semoga bermanfaat bagi anda sekalian yang membaca

Jumat, 25 Oktober 2013

Adiksi Internet

                        Penggunaan internet sudah bukan lagi hal yang asing di zaman sekarang. Mulai dari siswa sekolah dasar hingga pekerja kantoran menggunakan internet untuk mempermudah pekerjaannya. Selain mempermudah pekerjaan internet juga sering digunakan untuk keperluan lain seperti media sosial dan online gaming. Selain memberikan kemudahan dalam berinteraksi dengan orang lain internet juga memberikan berbagai macam hal yang menyenangkan.
                        Tetapi dibalik kemudahan dan kesenangan yang ditawarkan, internet juga memiliki dampak tersendiri bagi si pengguna. Hal yang paling sering terjadi adalah adiksi internet atau istilah yang lebih sering digunakan adalah internet addiction disorder (IAD).
                        IAD meliputi kecanduan terhadap konten sexual, gaming, gambling, dan cyber relationship terjadi karena adanya penggunaan internet yang berlebihan pada konten tersebut. kecanduan ini terjadi karena penderita IAD tersebut tidak dapat mengontrol porsi pengaksesan konten tersebut.
                        Sama seperti kecanduan lainnya, penderita IAD merasa tidak dapat lepas dari internet dan harus selalu terhubung dengan internet. Penderita IAD biasanya merasakan adanya euphoria saat menggunakan internet. Mereka merasakan suatu sensasi menyenangkan hanya dengan terhubung dengan internet. Pada awalnya mereka tidak dapat membatasi waktu pemakaian internet sehingga sering kali atau bahkan selalu lupa waktu saat menggunakan internet.
Selanjutnya penderita IAD akan merasa terisolir atau bahakan dijauhi oleh orang sekitar karena terlalu banyak menghabiskan waktu dengan internet dan tidak mempedulikan orang-orang di sekelilingnya. Bahkan jika sdah parah Penderita IAD akan merasa gelisah jika tidak terhubung dengan internet.
Selain berefek pada psikologis IAD juga memiliki efek kepada fisik penderita, seperti carpal tunnel syndrome (rasa nyeri di bagian tangan dan pergelangan tangan), mata kering, berkurangnya ketajaman penglihatan, nyeri di bagian punggung, sakit kepala, dan gangguan tidur.
Agar dapat terhindar dari IAD ada baiknya jika kita memper erat hubungan dengan orang sekitar. Hal ini sangat bermanfaat karena sebagian besar penderita IAD melepaskan stress atau amarah di dalam internet. Dengan adanya orang yang dapat mendengar dan membantu memecahkan masalah kita, kita akan dengan sendirinya mengurangi penggunaan internet dan akan lebih sering berinteraksi dengan orang sekitar. Jika sudah mengidap bahkan hingga kondisi yang parah sebaiknya anda menghubungi psikolog agar dapat membantu mengurangi atau bahkan menghilangkan efek IAD.
Agar IAD tidak terjadi pada anda sebaiknya lebih cemat dalam menggunakan internet. Akseslah internet jika diperluka. Awasi penggunaan internet pada anak atau sanak keluarga yang masi dibawah umur dan belum mengerti benar fungsi dari internet.

Sumber:

                         

Jumat, 11 Oktober 2013

peran sosial dan individu dalam internet

Semua orang pasti tahu bahwa internet adalah sarana untuk mendapatkan berbagai macam informasi. Tetapi pada zaman sekarang internet juga dapat di gunakan untuk berbagai keperluan seperti mengirim pesan, dokumen, mengobrol dengan orang lain di dalam media sosial hingga bermain game.
Hal yang paling di gemari saat ini adalah media sosial dan game online. Dan para penggunanya kebanyakan adalah anak-anak dan remaja yang masih dalam tahap pertumbuhan, baik fisik maupun mental. Jika tidak diawasi dan diarahkan maka akan terjadi penyimpangan pada individu tersebut seperti menjadi anti sosial, kecanduan pornografi, online gambling dan individualisasi.
Banyak orang yang memilih untuk memutus hubungan sosial dengan orang orang di sekitarnya dan memilih untuk menjadi dirinya di dunia maya. Mereka merasa orang-orang di sekitarnya sepele dan tidak berarti atau mereka merasa tidak diterima dan mearikan diri ke dunia maya, dimana mereka bisa menjadi orang yang mereka inginkan.
Ada juga yang penasaran dan membuka situs porno dan menjadi kecanduan bahkan terobsesi dengan hal-hal yg berbau seksual. Bahkan jika sudah terlalu ekstrim dapat melakukan pelecehan tindakan asusila dan pemerkosaan.
Lain halnya dengan para gamers. Mereka biasanya bermain hanya untuk memenuhhi kebutuhan hoby-nya, melepas stress atau hanya untuk mengisi waktu luang. Bagi para gamers yang sudah terobsesi dengan gamenya akan melakukan hal-hal ekstrim seperti membeli voucer game secara berlebihan hingga membeli akun game orang lain dengan harga yang sangat mahal.
Ada juga beberapa perusahaan pembuat game yang mengembangkan software gambling berbentuk game. Kebanyakan orang mengira software itu hanyalah sebuah game tapi lama kelamaan game tersebut akan membuat pemainnya untuk membeli lebih banyak token dengan uang asli agar mereka tetap dapat bermain game tersebut.
Terlalu lama menggunakan internet juga dapat membuat seseorang mengalami deindividualisasi. Biasanya pengguna internet mengutarakan pendapatnya tanpa berfikir apakah pendapatnya tersebut baik atau tidak. Hal ini disebabkan karena pengguna internet biasanya bersifat anonymus atau tidak dikenal secara pribadi oleh anggota forum tetapi tergabung dalam forum tersebut.
Padahal jika di gunakan dengan baik internet dapat digunakan untuk hal-hal yang berbau pro sosial. Seperti penggalangan dana, promosi gerakan sosial dan berbagai hal lain yang bertujuan positif. Media sosial ini juga dapat menjadi jembatan bagi orang yang membutuhkan pertolongan dan orang yang memiliki kesadaran untuk menolong.
Oleh karena itu pengguna internet sebaiknya lebih bijak dan dewasa dalam menggunakan dan menyikapi hal-hal yang terdapat dalam internet. Masyarakat juga perlu ambil bagian dalam mengawasi penggunaan internet terutama para orangtua yang harus mendampingi anaknya yang masih dibawah umur untuk memberikan penjelasan tentang situs dan informasi apa yang baik dan tidak baik di dalam internet.