Minggu, 09 Juni 2013

IPTEK Terhadap Lingkungan Manusia


IPTEK atau ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan ilmu yang telah dikembangkan manusia sejak zaman dahulu. Ilmu pengetahuan muncul sebagai akibat dari aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia,baik kebutuhan jasmani maupun kebutuhan rohani. Tujuan utama perkembangan iptek adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia tertinggal jauh dan sangat memprihatinkan dibanding Negara-negara Eropa dan Amerika Serikat bahkan pula di Negara-negara Asia misalnya Jepang dan China.
IPTEK membawa berbagai macam dampak terhadap lingkungan,  baik negative maupun positive. Dampak yang positive diantaranya lapangan kerja semakin luas dengan bertambahnya industry, Berkembangnya tanaman sebagai bahan baku industri, Diciptakannya mesin daur ulang, Bertambahnya varietas baru tanaman, Peningkatan produksi pertanian, Dikenal sistem pertanian modern.
Sedangkan dampak negative dari iptek terhadap lingkungan antara lain lahan pertanian semakin sempit, Rusaknya lingkungan alam, Terjadinya banjir dan erosi, Terjadinya pencemaran, Munculnya efek rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global.


Sumber :
staff.uny.ac.id/sites/default/files/Bab%208.pptx‎


Ekologi dan Kaitannya dengan ilmu lain



Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel(1834 - 1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban,cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.
Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya.  Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.

Hubungan Ekologi dan ilmu lainnya
        Fungsi ekosistem menunjukkan hubungan sebab akibat yang terjadi secara keseluruhan antar komponen dalam sistem. Ini jelas membuktikan bahwa ekologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari seluruh pola hubungan timbal balik antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup lainnya, serta dengan semua komponen yang ada di sekitarnya. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.
Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik. Ekologi mencoba memahami hubungan timbal balik, interaksi antara tumbuh-tumbuhan, binatang, manusia dengan alam lingkungannya, agar dapat menjawab pertanyaan; dimana mereka hidup, bagaimana mereka hidup dan mengapa mereka hidup disana.

Sumber :

Minggu, 21 April 2013

Kehidupan di Bumi


        Seperti yang telah kita ketahui kehidupan di bumi berawal jutaan tahun yang lalu yang menurut beberapa teori berawal dari laut. Makhluk-makhluk laut ini mengalami berbagai macam proses evolusi yang pangjang sehingga menjadi makhluk yang ada di zaman sekarang. Selain berevolusi makhluk-makhluk ini juga harus bertahan hidup. Karena itulah setiap makhluk hidup di zaman dahulu itu berevolusi, berubah bentuk dan mendapatkan beberapa kelebihan.

Sebagai contoh, mkhluk-makhluk atau hewan-hewan tersebut ada yang berevolusi menjadi memiliki kaki dan mempunyai paru-paru sehingga dapat berjalan di daratan. Ada juga yang  berubah bentuk aagar dapat berenang lebih cepat. Para hewan ini tidak hanya berevolusi sampai di situ saja. Seiring berkembangnya makhluk hidup, lingkungan tempat tinggalnya pun berubah.

Seiring berjalannya waktu, daratan mulai di tumbuhi berbagai jenis tumbuhan. Makhluk darat pun mulai menjadi pemakan tumbuhan. Tetapi ada juga hewan yang disebabkan berbagai macam hal tidak dapat memakan tumbuhan sehingga mereka menjadi pemakan daging atau karnivora. Disinilah dimulainya rantai makanan, dimana tiap organism menjadi makanan bagi organisme lain dan organism yang terkuat akan berada di puncak rantai makanan.

Tidak jauh berbeda dengan di darat, di dalam laut juga terdapat rantai makanan. Selain jenis makanan, tingkat kedalaman laut menjadi salah satu faktor dalam evolusi hewan laut. Hewan yang berada di laut dangkal belum tentu bisa berenang ke laut dalam dan begitu juga sebaliknya. 

Sabtu, 13 April 2013

Ruang Linkup IPA

            Ilmu pengetahuan alam atau IPA adalah ILmu pengetahuan yang berfokus pada alam. Alam yang di maksud adalah makhluk hidup yang ada di sekitar kita beserta habitatnya. Secara garis besar IPA mempelajari tumbuhan, hewan dan manusia.
Dalam IPA, tumbuhan bukan hanya di teliti jenis dan fungsinya tetapi juga bagian-bagian dari tumbuhan itu sendiri, cara berkembang biak, cara mempertahan kan diri dari iklim, vegetasi, produk atau barang yang di hasilkan oleh tumbuhan tersebut dan lain-lain. Seperti yang telah kita ketahui tiap tumbuhan meiliki karakteristik masing-masing tergantung tempat mereka tumbuh da iklim di tempat yang mereka tumbuhi. Selain itu juga barang atau produk yang di hasil kan oleh tumbuhan juga berbeda sesuai jenis tumbahan tersebut. Oleh karena itu tumbuhan di kaji lebih mendalam di cabang ilmu pengetahuan ini.
Selain tumbuhan ada juga hewan yang tberada di sekitar kita. Ada berjuta-juta jenis dan spesies hewan yang ada di dunia ini, mulai dari yang biasa kita temui hingga yang paling aneh dan jarang di temui. Dalam IPA hewan-hewan ini di kelompokan sesuai jenisnya dan di teliti bagian tubuh, cirri-ciri dan karakteristik hewan tersebut dan benyak hal lainnya yang berguna bagi kita.
Lalu ada juga makhluk hidup lain yang hidup berdampingan dengan tumbuhan dan hewan yaitu manusia. Mengapa manusia menjadi salah satu kajian di dalam IPA? Selain manusia juga merupakan makhluk hidup di muka bumi ini, mengkaji manusia juga merupakan hal yang sangat bermanfaat di banyak bidang. Manfaat tersebut dapat di lihat di bidang kedokteran, psikologi, ekonomi dan berbgai macam sector lainnya yang membutuhkan campur tangan manusia.
Selain tumbuhan, hewan dan manusia ada juga astronomi, geografi dan beberapa ilmu lainnya yang berhubungan dengan alam. Tetapi, ilmu-ilmu tersebut di kaji lebih dalam di cabang ilmu yang lain.

Minggu, 07 April 2013

Ilmu Alamiah Dasar


Ilmu alamiah dasar adalah ilmu yang biasanya membahas dan melibatkan studi tentang fenomena atau hukum-hukum dunia fisik. Ilmu alamiah dasar meliputi biologi, kimia, fisika, astronomi dan ilmu bumi. Dalam ilmu alamiah dasar, kita mengkaji gejala alam hingga terbentuk konsep dan prinsip.
Secara garis besar semua ini di mulai dari tebentuknya planet-planet terutama planet bumi. Selama sekitar satu milyar tahun yang pertama Bumi tidak mengandung kehidupan. Kemudian beberapa unsur kimia bergabung di atmosfer dan memperoleh energinya dari sumber-sumber seperti petir, menghasilkan asam amino dan asam nukleat, yakni bahan pembangun molekul semua mahluk hidup.
Bumi pada awalnya mengandung sedikit sekali oksigen. Oksigen di Bumi terutama berasal dari tanaman-tanaman yang menggunakan karbon dioksida untuk berfotosintesis dan menghasilkan oksigen. Dengan semakin banyaknya tanaman yang terbentuk di Bumi  maka jumlah oksigen menjadi semakin banyak. Setelah itu muncul berbagai macam bakteri yang nantinya akan berevolusi menjadi hewan invertebrata yang muncul di lautan.
 Setelah beberapa ratus tahun, hewan invertebrata berevolusi menjadi hewan vertebrata dan muncul tumbuhan pertama di bumi. Bumi yang tadinya tandus sudah mulai dipenuhi tanaman pakis dan seiring dengan berjalannya waktu tanaman-tanaman ini membuat bumi di penuhi dengan oksigen dan hewan hewan muncul ke permukaan. Beberapa ratus tahun kemudian populasi reptile di muka bumi mengalahkan amphibi dan kira-kira pada 145 sampai 65 juta tahun yang lalu para reptile itu punah. Para ahli memperkirakan adanya tumbukan meteor yang memusnahkan kehidupan di bumi.
Kira-kira pada 65 sampai 1,6 juta tahun yang lalu muncul primate dan mamalia. Primate ini nantinya akan berevolusi menjadi homo habilis, homo sapiens dan homo erectus. Dan nantinya manusia pertama ini akan berkembang menjadi manusia yang sekarang

Ganti Tema

sekarang udah masuk semester 2 dan buat semester ini materinya ilmu alamiah dasar. selamat membaca~

Kamis, 10 Januari 2013

Pandangan Hidup / Ideologi



IDEOLOGI

            Setiap manusia pasti memiliki pandangan hidup dan ide-ide dalam satu atau banyak hal. Tanpa pandangan hadup dan ide, manusia hanyalah wadah kosong yang di gerakan oleh perintah. Pandangan hidup dan ide ini juga adalah faktor yang membuat manusia memahami suatu hal dari sudut pandang yang berbeda dan membuat manusia lebih kreatif dalam melakukan suatu tugas dan kreatifitas.
Pandangan hidup dan ide-ide ini bisa juga di sebut ideologi. Untuk lebih jelasnya Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 . Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu , secara umum dan beberapa arah filosofis , atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat.
Tujuan utama dibalik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit.
Setelah memahami pengertian ideologi di atas maka kita mengetahui pentingnya ideologi bagi diri kita. Sebagai individu kita harus memiliki pandangan hidup karena itulah manusia membutuhkan ideologi sebagai penunjuk jalan dan identitas. Ideologi induvidu ini bermacam-macam sesuai dengan sifat dan pengalaman induvidu itu sendiri.
Selain ideologi individual ada juga ideologi sebagai warga negara. Seperti yang telah kita ketahui negara kita Republik Indonesia berpegang teguh pada pancasila dan UUD 1945. UUD 1945 sebagai dasar hukum negara Indonesia merupakan pedoman bangsakita dalam menjalani kehidupan sehari hari. UUD 1945 adalah buah pemikiran para pahlawan reformasi untuk membimbing bangsa ini menuju keadilan dan kehidupan yang sejahtera. Pada pembukaan UUD 1945 juga disebutkan butir butir pancasila yang juga menjadi ideologi bangsa ini.
Selain menjadi ideologi pancasila juga merupakan salah satu landasan hukum di Indonesia karena pancasila juga bisa dibilang sebagai fondasi dari negara Indonesia. Apabila fondasinya terbentuk kuat, maka Negara Indonesia pun begitu. Dan apabila bangsa ini dapat memahami dengan seksama dan mengamalkan apa yang tercantum pada pancasila maka Indonesia tidak akan terpecah belah oleh sebab apapun.
Pada sila pertama tertulis “Ketuhanan Yang Maha Esa” , itu dimaksudkan kepada masyarakat Indonesia untuk wajib memeluk agama yang dipercayai dan tunduk terhadap ajaran yang diajarkan oleh agama tersebut.
Sila kedua “Kemanusiaan yang adil dan beradab”, memiliki arti bahwa Negara dan pemerintahan harus berlaku adil terhadap masyarakatnya, dan mempunyai adab dalam memperlakukan siapapun tidak memandang Suku, Agama, Ras, Jabatan dan Status Sosial.
Kemudian pada sila ketiga ditulis “Persatuan Indonesia” yang dimaksudkan supaya masyarakat Indonesia selalu bersatu teguh walaupun terdapat berbagai macam Suku, Agama, Ras, dan Kebudayaan seperti prinsip “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya walaupun berbagai macam tetap satu jua. Persatuan tersebut dimaksudkan agar Indonesia tidak terjajah seperti sebelumnya.
 Setelah itu disila keempat juga tertulis “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” dalam kalimat ini terdapat makna bahwa seorang pemerintah harus lebih mementingkan kepentingan Negara dan masyarakat dan juga mengutamakan budaya musyawarah dalam pengambilan keputusan bersama.
Kemudian yang terkhir pada sila kelima ditulis “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” dimana yang bermakna bahwa seluruh rakyat Indonesia medapat jaminan keadilan sosial dari Negara dan pemerintah. Tujuannya agar rakyat merasa aman dan tentram.
Tetapi semua yang diharapkan belumlah berjalan baik karena hanya sebagian besar masyarakat yang menganggap penting Pancasila sebagai ideologi bangsa dan Negara. Contohnya masih ada masyarakat yang hanya memeluk agama karena faktor mayoritas, sehingga ia tidak bisa menjalani ajaran agamanya dengan baik. Masih banyak juga manusia yang bersikap tidak adil terhadap sesama hanya karena perbedaan suatu hal. Masih banyak masyarakat yang terlibat aksi bentrok antar suku karena belom adanya kesadaran dan rasa persatuan. Masih sering juga kita liat aksi demo masyarakat karena tidak setuju dengan keputusan dari wakil-wakil mereka yang hanya mementingkan kepentingan individu atau kelompok tidak dengan bermusyawarah. Sering juga kita dengar banyak masyarakat yang diperlakukan tidak adil di tempat bersosialnya karena faktor perbedaan RAS.
Maka dari itu, kita sebagai warga Negara Indonesia yang baik, harus memahami dan serta menganggap penting Pancasila serta mengimplementasikannya kedalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu tujuan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan Negara Indonesia bisa terwujud.